Rabu, 22 Februari 2017

CARA MEMBUAT NOMOR SURAT / SOP PENOMORAN DAN PEMBUATAN SURAT



SOP PENOMORAN DAN PEMBUATAN SURAT

SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk penomoran dan pembuatan surat adalah pedoman yang mencakup prosedur untuk memberi nomor surat serta menyiapkan dokumen resmi. Tujuannya ialah untuk menyatukan proses surat-menyurat, mempermudah pengarsipan, dan menjamin surat memiliki format yang seragam. 

Unsur-unsur yang ada dalam SOP Penomoran Surat: 

1. Nomor Dokumen: 

Nomor urut untuk surat yang dikeluarkan umumnya diawali dengan angka 1 setiap tahunnya. 

Kode surat, yang mencerminkan kategori surat (contohnya, SK untuk Surat Keputusan, SU untuk Surat Undangan). 

Bulan serta tahun pembuatan dokumen. 

Contoh: 001/SK/II/2024 (Nomor Surat Keputusan 001, diterbitkan pada bulan Februari 2024). 

2. Format Surat: 

Salinan surat yang mencantumkan nama serta logo lembaga. 

Elemen-elemen surat seperti nomor, tanggal, subjek, tujuan, konten, dan penutup. 

Cap dan tanda tangan dari pejabat yang berwenang. 

Proses Pembuatan dan Penomoran Surat: 

Penerimaan Permohonan Surat: Divisi bersangkutan menerima permohonan surat atau arahan pemimpin. 

Penyusunan Konsep Surat: Staf membuat konsep surat mengikuti disposisi yang ada. 

Pemeriksaan Konsep: Atasan memeriksa konsep surat untuk menjamin keakuratan dan kesempurnaan. 

Pengetikan Surat: Surat yang telah direvisi diketik. 

Nomor Surat Diberikan: Surat yang telah diketik diberikan nomor sesuai dengan prosedur standar. 

Penandatanganan Dokumen: Dokumen ditandatangani oleh pihak yang berwenang. 

Penyegelan Surat: Surat yang telah ditandatangani diberikan cap. 

Pendistribusian Surat: Surat disebarkan sesuai dengan tujuan yang ditentukan. 

Pengarsipan Dokumen: Dokumen yang telah selesai disusun dan disimpan dalam arsip. 

Sasaran SOP Penomoran dan Pembuatan Surat: 

Menyatukan format surat-menyurat, Mempermudah pencarian dan pengarsipan surat, Meningkatkan efisiensi serta efektivitas administrasi, Mengurangi kesalahan dalam penulisan dan penomoran surat, Memastikan kerahasiaan serta keamanan dokumen. 

Format Penomoran Surat Keluar
1.        Surat Keputusan (SK)                                 : 01 (kode nomor surat)
2.       Surat Undangan (SU)                                 : 02
3.       Surat Permohonan (SPm)                            : 03
4.       Surat Pemberitahuan (SPb)                        : 04
5.       Surat Peminjaman (SPp)                             : 05
6.       Surat Pernyataan (SPn)                              : 06
7.       Surat Mandat (SM)                                    : 07
8.       Surat Tugas (ST)                                        : 08
9.       Surat Keterangan (SKet)                            : 09   
10.    Surat Rekomendasi (SR)                             : 10
11.     Surat Balasan (SB)                                     : 11
12.    Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD)     : 12
13.    Sertifikat (SRT)                                        : 13
14.    Perjanjian Kerja (PK)                                  : 14
15.    Surat Pengantar (SPeng)                            : 15

Contoh :
No : 01.001/SMK-AI/VIII/2017
Keterangan :
01                   : Kode nomor surat
001                 : Nomor urutan surat yang dikeluarkan
SMK-AI          : Nama lembaga yang mengeluarkan surat (SMK AL-INTISAB)
VIII               : Bulan berjalan (dalam Angka Romawi)
2017               : Tahun berjalan

Itu saja yang disampaikan mungkin terdapat beberapa perbedaan tentunya bisa menyesuaikan dengan lembaga atau instansi masing-masing.
Semoga membantu dan menjadi referensi dalam penomoran surat.

17 komentar:

  1. Ini sangat membantu tapi perlu ditinjau lagi aturan penomoran surat rwsmi

    BalasHapus
  2. Maksud dri bulan berjalan itu,, bln buat suratnya atau bln ap

    BalasHapus
  3. Bagaimana jika menulis SK pada suatu organisasi masyarakat

    BalasHapus
  4. KALAU MEMBUAT KETERANGAN SK DENGAN FORMAT TGL LALU NAMA INSTANSI LALU KETERANGAN MISAL BULAN DAN TAHUN BISA TIDAK.
    EX. 001/KJP/SK/VII/2019

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Bagaimana jika yg mengeluarkan ny hanya orang biasa bukan lembaga atau instansi?

    BalasHapus
  8. Nomor urut Surat, untuk awal tahun dimulai dari 001 atau melanjutkan tahun lalu?

    Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  9. Nmr urut surat itu untuk berapa lama? Satu bulan, setahun atau bahkan seterusnya? Maksudnya begini, jika nmr urut terakhir saya dibulan IV/April adalah 09,apakah di bln V/Mei nmr urutnya menjadi 10 atau 01?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nomor urut surat sesuai yang ke berapa yang telah dibuat

      Hapus