Jumat, 25 April 2025

CONTOH TRANSKRIP NILAI SMK KURIKULUM 2013

 


Pengertian Transkrip Nilai SMK

Transkrip nilai SMK adalah dokumen resmi yang mencatat seluruh hasil penilaian siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Transkrip ini mencakup nilai-nilai mata pelajaran umum, mata pelajaran kejuruan, serta praktik kerja lapangan (PKL), yang dinyatakan dalam bentuk angka dan/atau huruf. Tentunya kita bisa membuatnya sendiri dengan bantur fitur mail merge yang ada pada MS. Word

Fungsi Transkrip Nilai SMK

  1. Sebagai Bukti Akademik: Menunjukkan pencapaian akademik siswa selama menempuh pendidikan di SMK.

  2. Alat Evaluasi: Digunakan oleh guru, sekolah, atau lembaga pendidikan untuk mengevaluasi kemajuan belajar siswa.

  3. Persyaratan Administratif: Digunakan sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengikuti pelatihan tertentu.

Kegunaan Transkrip Nilai SMK

  1. Melamar Pekerjaan: Digunakan sebagai dokumen pendukung dalam proses rekrutmen kerja, terutama pada bidang keahlian sesuai jurusan.

  2. Melanjutkan Pendidikan: Diperlukan saat mendaftar ke perguruan tinggi, akademi, atau sekolah kedinasan.

  3. Pendaftaran Sertifikasi atau Pelatihan: Diperlukan untuk mengikuti pelatihan profesi atau program sertifikasi keahlian.

  4. Validasi Kompetensi: Membuktikan bahwa siswa telah menguasai kompetensi dasar dan kejuruan tertentu.

Contohnya:

KOP SURAT

Selasa, 22 April 2025

CARA MENGGUNAKAN RUMUS FUNGSI VLOOKUP DAN HLOOKUP EXCEL


VLOOKUP dan HLOOKUP adalah dua fungsi pencarian dalam Excel yang digunakan untuk mencari data dalam tabel berdasarkan nilai tertentu. VLOOKUP mencari secara vertikal, dari kolom paling kiri tabel, sementara HLOOKUP mencari secara horizontal, dari baris paling atas tabel.

 

VLOOKUP:

1.       Cara Kerja:

Fungsi VLOOKUP mencari nilai vertikal (ke bawah) dalam tabel, dimulai dari kolom paling kiri tabel.

2.       Kegunaan:

Jika nilai pencarian (lookup_value) berada di kolom paling kiri tabel, VLOOKUP akan mencari nilai tersebut dan mengembalikan nilai yang bersesuaian dari kolom lain dalam tabel tersebut.

3.       Rumus:

=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])

    • lookup_value: Nilai yang akan dicari.
    • table_array: Rentang tabel yang akan dicari.
    • col_index_num: Nomor kolom dalam rentang table_array yang berisi nilai yang akan dikembalikan. 
    • [range_lookup]: Optional, menentukan apakah akan dicari kecocokan persis atau kecocokan terdekat (TRUE atau FALSE).

 

HLOOKUP:

1.       Cara Kerja:

Fungsi HLOOKUP mencari nilai horizontal (ke kanan) dalam tabel, dimulai dari baris paling atas tabel.

2.       Kegunaan:

Jika nilai pencarian (lookup_value) berada di baris paling atas tabel, HLOOKUP akan mencari nilai tersebut dan mengembalikan nilai yang bersesuaian dari baris lain dalam tabel tersebut.

3.       Rumus:

=HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup])

    • lookup_value: Nilai yang akan dicari.
    • table_array: Rentang tabel yang akan dicari.
    • row_index_num: Nomor baris dalam rentang table_array yang berisi nilai yang akan dikembalikan.
    • [range_lookup]: Optional, menentukan apakah akan dicari kecocokan persis atau kecocokan terdekat (TRUE atau FALSE).

 

Perbedaan Utama:

Fitur

VLOOKUP

HLOOKUP

Arah Pencarian

Vertikal (dari kiri ke kanan)

Horizontal (dari atas ke bawah)

Nilai Pencarian

Di kolom paling kiri tabel

Di baris paling atas tabel

Argumen

col_index_num

row_index_num

 

Contoh:

Pada gambar dibawah terdapat sebuah tabel daftar gaji karyawan, terlihat pada garis yang berwarna hijau itu menggunakan fungsi VLOOKUP, sedangkan garis yang berwarna merah menggunakan fungsi HLOOKUP.




Cara penggunaan rumus VLOOKUP yang ditandai kotak berwarna hijau, tabel diatas sebagai data yang harus diisi dengan rumus dan tabel dibawah sebagai Nilai pencarian:

-          Untuk pengisian kolom gaji pokok, Tunjangan dan Transportasi menggunakan Golongan sebagai arah pencarian (untuk Gol 1C a.n Nandana berada pada cell B5 sedangkan nama berikutnya untuk menyesuaikan secara urut B6, B7 dst)

-          Rumus yang digunakan pada kolom Gaji Pokok =VLOOKUP(B5;$B$14:$E$16;2;"false")

-          Rumus yang digunakan pada kolom Tunjangan =VLOOKUP(B5;$B$14:$E$16;3;"false")

-  Rumus yang digunakan pada kolom Transportasi =VLOOKUP(B5;$B$14:$E$16;4;"false")


 

Cara penggunaan rumus HLOOKUP yang ditandai kotak berwarna merah, tabel diatas sebagai data yang harus diisi dengan rumus dan tabel dibawah sebagai Nilai pencarian:

-          Untuk pengisian kolom Pajak (PPH %) menggunakan Gololongan sebagai arah pencarian (untuk Gol 1C a.n Nandana berada pada cell B5 sedangkan nama berikutnya untuk menyesuaikan secara urut B6, B7 dst)

-          Rumus yang digunakan pada kolom Pajak =HLOOKUP(B5;$G$13:$I$14;2)*D5



Jika ingin mendownload file pada gambar diatas klik saja link dibawah ini:

https://bit.ly/VlookupdanHlookup

 

Cukup mudah bukan??

Semoga tulisannya bermanfaat, terima kasih….


Jumat, 18 April 2025

CARA MENAMBAHKAN RUMUS TERBILANG DI EXCEL DENGAN CARA MANUAL TANPA MACRO

 





CARA MENGGUNAKAN RUMUS TERBILANG TANPA MACRO

Terkadang kita sering kesulitan dengan penggunaan rumus terbilang pada aplikasi excel yang menggunakan bantuan macro, ketika pindah ke komputer lain jika tidak ada macro yang terpasang terpaksa kita harus memasangkannya dulu agar terbilangnya bisa muncul.

Sekarang kita akan coba menggunakan rumus terbilang yang tidak menggunakan bantuan macro atau VB dan tidak akan berpengaruh jika kita berpindah dari perangkat komputer lain maka rumus terbilangnya pun tidak akan hilang.

Bagaimana caranya, yuk kita simak sampai akhir!!!






Gambar diatas adalah contoh penggunaan rumus terbilang yang tidak menggunakan macro, kita tinggal salin saja rumus dibawah ini.

1. Terbilang dengan angka desimal (koma)

=SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(TEXT(A2;"#,00"); 0;"Nol ");1;"Satu ");2;"Dua ");3;"Tiga ");4;"Empat ");5;"Lima ");6;"Enam ");7;"Tujuh ");8;"Delapan ");9;"Sembilan ");",";"Koma ")


2. Terbilang dengan angka pembulatan

=PROPER(IF(A2=0;"nol";IF(A2<0;"minus ";"")& SUBSTITUTE(TRIM(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE(SUBSTITUTE( IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");1;3)=0;"";MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");1;1)&" ratus "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");2;1)&" puluh "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");3;1)&" trilyun ")& IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");4;3)=0;"";MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");4;1)&" ratus "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");5;1)&" puluh "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");6;1)&" milyar ")& IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");7;3)=0;"";MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");7;1)&" ratus "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");8;1)&" puluh "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");9;1)&" juta ")& IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");10;3)=0;"";IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");10;3)=1;"*";MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");10;1)&" ratus "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");11;1)&" puluh ")&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");12;1)&" ribu ")& IF(--MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");13;3)=0;"";MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");13;1)&" ratus "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");14;1)&" puluh "&MID(TEXT(ABS(A2);"000000000000000");15;1));1;"satu");2;"dua");3;"tiga");4;"empat");5;"lima");6;"enam");7;"tujuh");8;"delapan");9;"sembilan");"0 ratus";"");"0 puluh";"");"satu puluh 0";"sepuluh");"satu puluh satu";"sebelas");"satu puluh dua";"duabelas");"satu puluh tiga";"tigabelas");"satu puluh empat";"empatbelas");"satu puluh lima";"limabelas");"satu puluh enam";"enambelas");"satu puluh tujuh";"tujuhbelas");"satu puluh delapan";"delapanbelas");"satu puluh sembilan";"sembilanbelas");"satu ratus";"seratus");"*satu ribu";"seribu");0;""));" ";" ")))

3. Terbilang dengan angka pembulatan yang ditambah dengan mata uang (rupiah, dolar atau lainnya) seperti pada contoh pada gambar

Salin rumus terbilang dengan pembulatan (pada poin 2) kemudian ditambahkan kalimat rupiah

=rumus terbilang di poin 2&" Rupiah"


Catatan:

  1. Untuk angka 70,54 karena disimpan pada cell A2 maka pada rumus terbilang di excelnya pun ditulis A2 (tulisan warna biru), tinggal di replace saja menyesuaikan dengan cell yang digunakan.
  2. Untuk merubah tampilan huruf apakah mau menggunakan huruf KAPITAL, kecil, atau BESAR kecil maka tinggal diganti saja (KAPITAL =UPPER, KECIL =LOWER, BESAR KECIL =PROPER)
  3. Untuk tanda baca titik koma (;) bisa juga pakai koma (,) pada rumus tersebut tergantung pada perangkat komputer masing-masing kebutuhannya menggunakan koma (,) atau titik koma (;)


Itulah salah satu cara untuk membuat rumus terbilang pada aplikasi Ms. Excel, berfungsi untuk semua versi Ms. Excel.

Rabu, 26 Maret 2025

CARA MELIPAT SURAT

WOW TERNYATA DALAM MELIPAT SURAT ADA CARANYA LOH



Dalam kegiatan korespondensi tentu kita selalu berhdapan dengan pembuatan surat menyurat, walupun zaman sudah semakin canggih kita bisa membuat dan mengirim surat menggunakan email atau whatsapp dalam bentuk softfile tapi ada kalanya kita membutuhkan pengiriman sjrat secara konvensional dengan mencetak surat tersebut dan mengirimkannya ke alamat tujujuan. Dan ternyata dalam melipat surat itu ada banyak caranya dan berbagai macam nama atau istilahnya. Berikut adalah 8 macam lipatan surat yang perlu kita ketahui dan cara melipatnya!

 

1.    Lipatan Baku (Standard Fold)

Seperti namanya, jenis lipatan ini adalah jenis lipatan standar yang paling banyak digunakan untuk berbagai tujuan dan kesempatan. Langkah-langkah membuatnya sangat gampang, yakni cukup melipat kertas sehingga menghasilkan tiga bagian sama besar.



 2.    Lipatan Setengah Baku (Semi Standard Fold)

Lipatan ini mirip dengan lipatan baku dengan sedikit variasi yakni pada bagian atasnya saja. Anda bisa menggunakan jenis lipatan ini untuk berbagai keperluan pula, baik formal maupun non-formal. 

Langkah-langkah membuatnya juga hampir sama dengan lipatan baku yakni dengan melipat kertas jadi tiga bagian. Hanya saja, bagian 1 dan 2 memiliki ukuran sama besar, sedangkan bagian 3 memiliki ukuran lebih kecil.


 

 

3.    Lipatan Akordeon (Accordion Fold)

Bentuk lipatan surat ini menyerupai akordeon, alat musik tuts asal Jerman. Accordion fold juga merupakan variasi dari lipatan baku dengan langkah-langkah membuatnya seperti berikut ini.

  1. Bagi surat menjadi tiga bagian sama besar.
  2. Bagian surat yang pertama dilipat ke arah atas, sedangkan bagian surat yang ketiga dilipat ke arah bawah.
  3. Lipatan surat jadi menyerupai bentuk akordeon.

 

4.    Lipatan Semi Akordeon (Semi Accordion Fold)

Anda tentu bisa menebak bahwa lipatan ini merupakan variasi dari lipatan akordeon. Perbedaannya adalah pada ukuran lipatan di salah satu bagian. Dengan cara yang sama seperti saat membuat akordeon, Anda hanya perlu membagi surat menjadi tiga bagian—dua bagian pertama sama besar, sedangkan bagian ketiga lebih kecil.


 

5.    Lipatan Tunggal (Single Fold)

Inilah jenis lipatan untuk surat yang paling mudah dan bisa Anda selesaikan hanya dalam waktu tiga detik saja. Anda hanya perlu melipat kertas menjadi dua bagian dengan ukuran sama besar. Sangat simpel, bukan?


 

6.    Lipatan Ganda (Parallel Double Fold)

Membuat lipatan surat ganda juga cenderung sangat mudah dan bisa Anda selesaikan dalam hitungan kurang dari sepuluh detik. Seperti namanya, langkah-langkah melipat surat dengan teknik ini adalah dengan melipat kertas menjadi dua bagian sama besar (seperti lipatan tunggal), lalu lipat lagi menjadi dua bagian sehingga menghasilkan empat bagian.


 

7.    Lipatan Prancis (French Fold)

French Fold awalnya merupakan jenis lipatan pada surat yang digunakan oleh kaum bangsawan Eropa sekaligus para raja. Kini lipatan Prancis banyak dipakai untuk keperluan surat niaga meski korespondensi surat dinas juga mulai banyak menggunakan jenis lipatan ini pula.

Berikut langkah-langkah membuat lipatan Prancis

  1. Lipat kertas menjadi dua bagian sama besar.
  2. Lipat kembali menjadi dua bagian, sehingga kertas akan menghasilkan empat bagian memanjang sama besar.
  3. Bagian paling atas surat menghadap depan, sisanya mengikuti.

 

8.    Lipatan Baron (Baronial Fold)

Lipatan Baron paling banyak diaplikasikan untuk melipat surat-surat yang penting seperti surat dinas. Selain itu, amplop yang digunakan sebagai wadah pengaman surat ini panjang karena lipatan Baron memiliki ukuran yang relatif lebih panjang dibandingkan ukuran amplop tersebut.

Berikut cara membuat lipatan Baron.

  1. Lipat kertas menjadi dua bagian sama besar.
  2. Pada bagian depan, lipat sedikit bagian ujungnya (memanjang), masing-masing di kanan dan kiri. 
  3. Lipatan ini akan menghasilkan seperti bentuk bingkai alias frame.

 

Itulah beberapa jenis lipatan surat yang perlu Anda ketahui sebagai salah satu etika berkorespondensi terutama dalam keperluan bisnis. Dengan membuat lipatan yang rapi dan tepat, Anda akan memberi kesan apik terhadap mitra dan dapat meningkatkan citra. Lipatan-lipatan ini sering digunakan dalam berbagai situasi, seperti surat bisnis, undangan, atau dokumen resmi. Semoga membantu!

 

Tips Agar Lipatan Rapi:

Gunakan penggaris atau benda tumpul untuk merapikan lipatan.

Pastikan ukuran lipatan seimbang agar terlihat profesional.

Gunakan amplop yang sesuai dengan ukuran lipatan.